Seorang pelajar Australia telah menemukan bagian dari alam semesta yang telah dicari
astrofisikawan selama puluhan tahun. Ini dikonfirmasi Universitas Monash Australia
pada Jumat (27/5) dalam sebuah pernyataan.
Para astrofisikawan telah lama berpikir bahwa alam semesta memiliki massa yang lebih
besar daripada yang terlihat di planet, tetapi mereka tidak punya cara untuk membuktikan
itu.
Mahasiswa sarjana Amelia Fraser-McKelvie, 22, sedang magang musim panas
di Universitas Monash untuk mempelajari lebih lanjut tentang astrofisika,
ketika dia berhasil memecahkan salah satu misteri besar dalam ilmu pengetahuan.
Fraser-McKelvie, seorang mahasiswa teknik luar angkasa, melakukan pencarian
dengan sinar X untuk suatu materi. Dia menemukan bukti itu dalam waktu tiga bulan.
Tutornya, Kevin Pimbblet, mengatakan penemuan tersebut signifikan.
"Kami sudah mencari hal yang sama selama beberapa dekade,"
katanya dalam sebuah pernyataan, Jumat.
"Ini telah diterbitkan di salah satu jurnal paling bergengsi di dunia.
Jadi astronom di seluruh dunia akan dapat membaca artikel ini."
Para ilmuwan telah berpikir bahwa materi akan memiliki suhu sekitar 1 juta derajat Celsius,
1,8 juta derajat Fahrenheit, sehingga bisa diamati pada panjang gelombang sinar-X.
"Penemuan Amelia Fraser-McKelvie telah membuktikan bahwa prediksi di atas adalah benar,"
ucap Pimbblet.
Makalah penelitian tersebut dipublikasikan di salah satu jurnal tertua dan paling bergengsi
di dunia ilmiah, yakni ulasan bulanan Royal Astronomical Society.
Dia mengatakan penemuan itu bisa mengubah cara pembuatan teleskop.
astrofisikawan selama puluhan tahun. Ini dikonfirmasi Universitas Monash Australia
pada Jumat (27/5) dalam sebuah pernyataan.
Para astrofisikawan telah lama berpikir bahwa alam semesta memiliki massa yang lebih
besar daripada yang terlihat di planet, tetapi mereka tidak punya cara untuk membuktikan
itu.
Mahasiswa sarjana Amelia Fraser-McKelvie, 22, sedang magang musim panas
di Universitas Monash untuk mempelajari lebih lanjut tentang astrofisika,
ketika dia berhasil memecahkan salah satu misteri besar dalam ilmu pengetahuan.
Fraser-McKelvie, seorang mahasiswa teknik luar angkasa, melakukan pencarian
dengan sinar X untuk suatu materi. Dia menemukan bukti itu dalam waktu tiga bulan.
Tutornya, Kevin Pimbblet, mengatakan penemuan tersebut signifikan.
"Kami sudah mencari hal yang sama selama beberapa dekade,"
katanya dalam sebuah pernyataan, Jumat.
"Ini telah diterbitkan di salah satu jurnal paling bergengsi di dunia.
Jadi astronom di seluruh dunia akan dapat membaca artikel ini."
Para ilmuwan telah berpikir bahwa materi akan memiliki suhu sekitar 1 juta derajat Celsius,
1,8 juta derajat Fahrenheit, sehingga bisa diamati pada panjang gelombang sinar-X.
"Penemuan Amelia Fraser-McKelvie telah membuktikan bahwa prediksi di atas adalah benar,"
ucap Pimbblet.
Makalah penelitian tersebut dipublikasikan di salah satu jurnal tertua dan paling bergengsi
di dunia ilmiah, yakni ulasan bulanan Royal Astronomical Society.
Dia mengatakan penemuan itu bisa mengubah cara pembuatan teleskop.




0 komentar:
Posting Komentar